Pangkep, Sudutbaca.co.id –Pembangunan jembatan sungai Padang Padangeng yang menghubungkan antar dua kecamatan, di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), terkesan mangkrak.

Rencana pembangunan jembatan tersebut, akan menghubungkan antar dua kecamatan, yakni kecamatan Bungoro dan Labakkang.

Namun hingga saat ini, pembangunan tersebut belum juga tuntas. Padahal, pembangunan telah dimulai sejak tahun 2019 lalu.

Pantauan sudutbaca.co.id, pengerjaan pembangunan jembatan sungai tersebut terlihat belum selesai, dan terkesan mangkrak.

Papan Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Padang Padangeng

Salah seorang warga kampung Padang Padangeng, Rasdu menyayangkan pembangunan jembatan tersebut belum juga dituntaskan.

“Kalau tidak salah, jembatan ini dibangun sejak tahun 2019. Tapi sampai sekarang belum juga selesai sampai ke Biringkassi, Bungoro. Rencananya dihubungkan dari Padang Padangeng, kelurahan Borimasungguh, Labakkang hingga ke Biringkassi, Bungoro,”ungkapnya, Selasa (16/07/2024).

Warga berharap jembatan ini segara dikerjakan kembali, karena dapat lebih memudahkan akses, khususnya bagi petambak. Dimana, wilayah ini merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas warga berprofesi sebagai petani tambak.

Terpisah dikonfirmasi, kepala Dinas PU Pangkep, Andi Irwan menampik pembangunan jembatan sungai Padang Padangeng tersebut mangkrak. Ia menjelaskan jika pengerjaan pembangunan jembatan tersebut berjalan secara bertahap.

“Ini empat tahap. Memang pembangunanannya sempat tertunda selama dua tahun, itu lantaran adanya dampak pandemi covid dan recofusing anggaran. Tapi tahun depan kita kembali usulkan anggarannya,”pungkasnya.

Namun saat diminta terkait data anggaran yang telah digunakan pada pembangunan jembatan tersebut, Andi Irwan enggan membeberkan.

Sementara data yang diperoleh dilapangan, pembangunan jembatan sungai Padang Padangeng ini, setiap tahapnya telah menelan anggaran nyaris Rp. 1miliar. (*)